Skip to main content
VluxTech
Blog · Website & SEO

Website Anda Aman? 5 Hal yang Bisa Dicek Hari Ini

Kebanyakan pemilik usaha baru memikirkan keamanan website setelah ada masalah. Websitenya muncul peringatan, domainnya habis masa berlaku, atau developer lama masih memegang password.

Anda tidak perlu jago teknis untuk menangkap sebagian besar masalah ini sejak awal. Berikut lima hal yang bisa Anda cek sendiri, lengkap dengan cara tes dan apa yang harus dilakukan kalau gagal.

1. Ada ikon gembok atau tidak?

Buka website Anda di Chrome. Di samping alamat website ada ikon kecil. Kalau Chrome menampilkan "Not secure" (atau "Tidak aman"), artinya website itu belum memakai koneksi pribadi yang disebut HTTPS. Pemilik website yang harus memperbaikinya. (Bantuan Chrome)

Pelanggan juga melihat peringatan itu, apalagi di halaman yang ada formulir kontaknya.

Cara tes: ketik alamat website Anda dengan http://, bukan https://. Website yang benar akan pindah ke https:// dengan sendirinya.

Cara memperbaiki: minta perusahaan hosting atau developer Anda mengaktifkan HTTPS dan mengarahkan semua pengunjung ke sana. Kebanyakan hosting sudah menyediakannya gratis.

2. Domainnya benar-benar Anda yang pegang?

Domain (namaanda.com atau namaanda.co.id) adalah alamat Anda di internet. Kalau masa berlakunya habis, atau domainnya ada di akun orang lain, website dan email Anda bisa hilang sekaligus.

Cara tes:

  • Cari domain Anda di ICANN Lookup. Di sana terlihat domain Anda terdaftar di perusahaan mana dan kapan habisnya. Untuk domain .id, coba pencarian IANA.
  • Lalu coba login sendiri ke akun di perusahaan itu. Bisa? Email di akunnya email Anda?

Cara memperbaiki: kalau domain dipegang designer atau mantan karyawan, minta mereka memindahkannya ke akun atas nama Anda. Setelah itu aktifkan perpanjangan otomatis (auto-renew).

3. Login Anda sudah aman?

Kebanyakan pembobolan tidak butuh peretasan canggih. Orang cukup memakai password yang bocor atau gampang ditebak.

Cara tes:

  • Cek email usaha Anda di Have I Been Pwned. Situs ini menunjukkan apakah alamat email itu pernah ikut bocor di kasus kebocoran data yang diketahui.
  • Catat semua orang yang bisa login ke website, hosting, dan domain Anda. Masih ada mantan karyawan atau developer lama di daftar itu?

Cara memperbaiki:

  • Aktifkan Verifikasi 2 Langkah di akun Google Anda, supaya password yang bocor saja tidak cukup untuk masuk. Di Akun Google, buka Security & sign-in, lalu Turn on 2-Step Verification. Di HP Anda, menunya mungkin tampil dalam bahasa Indonesia. (Langkah dari Google)
  • Lakukan hal yang sama di hosting dan admin website, kalau tersedia.
  • Hapus akses orang yang sudah tidak perlu, dan ganti password yang pernah Anda bagikan.

4. Google menemukan masalah?

Kalau website Anda dibobol, Google bisa memberi peringatan di hasil pencarian atau di browser. Pelanggan jadi berhenti sebelum sampai ke website Anda.

Cara tes: daftarkan website Anda ke Google Search Console, gratis. Lalu buka laporan Security issues. Laporan ini menampilkan temuan Google kalau website Anda dibobol atau bisa membahayakan pengunjung. (Panduan Google)

Cara memperbaiki: kalau ada temuan, hubungi developer atau hosting Anda hari itu juga. Setelah dibersihkan, Anda bisa minta Google mengecek ulang lewat Search Console.

5. Kalau rusak, bisa kembali?

Website bisa rusak. Update plugin gagal, file terhapus, atau server hosting sedang bermasalah. Yang penting, Anda bisa mengembalikannya atau tidak.

Cara tes: ajukan tiga pertanyaan ini ke hosting atau developer Anda:

1. Seberapa sering website saya di-backup?
2. Backup-nya disimpan di mana? (Jangan hanya di server yang sama.)
3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan website dari backup?

Cara memperbaiki: kalau tidak ada yang bisa menjawab, atur backup otomatis sekarang. Kalau website Anda pakai WordPress, rajin-rajin update WordPress dan plugin-nya juga. Plugin lama sering jadi pintu masuk pembobol.

Artinya untuk Anda

  • Sisihkan 30 menit minggu ini di kalender untuk menjalankan lima pengecekan ini.
  • Mulai dari domain dan login. Keduanya paling mahal kalau sampai hilang.
  • Ulangi setiap beberapa bulan, dan setiap kali ada karyawan atau developer yang berhenti.

Kalau Anda ingin pengecekan ini dilakukan bersama, jadwalkan konsultasi gratis. Anda juga bisa melihat cara kami membuat dan merawat website.

Website Anda Aman? 5 Hal yang Bisa Dicek Hari Ini · VluxTech