Website kontraktor renovasi yang menulis RAB sebelum survei

Masalahnya
WhatsApp kontraktor selalu dibuka dengan pertanyaan yang sama — berapa per meter, berapa lama, DP-nya berapa, bisa survei kapan. Pemilik rumah sudah sering dengar cerita DP yang dibawa kabur, jadi mereka ingin angka tertulis sebelum ada yang datang, dan kontraktor menjawabnya satu per satu di sela kunjungan proyek.
Yang kami bangun
Sembilan jenis halaman ditambah satu halaman untuk setiap tujuh pekerjaan, dalam bahasa Indonesia dan Inggris, di atas pagar seng proyek dengan mandor kartun. Setiap pekerjaan menampilkan harga per meter persegi dalam tiga tingkat finishing serta apa yang termasuk dan tidak. Kalkulator mengubah jenis pekerjaan, luas, dan finishing menjadi RAB rinci lengkap dengan lama pengerjaan dan jadwal termin, dan aturan main ditempel sebagai rambu K3: apa yang selalu dilakukan kontraktor, apa yang tidak pernah. Setiap alur berakhir di pesan WhatsApp yang sudah membawa angkanya.
Proyek lainnya

Halaman restoran yang menjawab empat pertanyaan itu-itu saja
Satu halaman berisi menu lengkap dengan foto, jam buka, peta lokasi, dan tombol langsung ke reservasi, WhatsApp, dan LINE. Pertanyaannya terjawab sendiri sebelum ada yang perlu mengetik.

Halaman barbershop yang menjawab soal harga sebelum ditanya
Satu halaman berisi daftar harga lengkap dengan durasinya, latar belakang barber-nya, hasil kerjanya, dan jam buka, ditutup tombol WhatsApp yang selalu ada dalam jangkauan jempol. Pertanyaannya terjawab sebelum ada yang membuka chat.

Halaman kafe yang sudah tahu sedang buka atau tidak
Lima halaman dalam bahasa Indonesia dan Inggris berisi menu lengkap dengan harganya, tiga outlet dengan badge buka-sekarang yang membaca jam Jakarta sungguhan alih-alih tulisan mati, dan tempat memesan di setiap layar — WhatsApp di header, GoFood dan GrabFood sejauh satu jempol di ponsel.



