Website klinik gigi yang menjawab soal harga sebelum pasien chat

Masalahnya
WhatsApp klinik gigi penuh pertanyaan yang sama sepanjang hari — scaling berapa, dokter siapa yang praktik hari ini, Sabtu buka atau tidak, gigi berdenyut harus perawatan apa. Meja depan menjawabnya satu per satu di sela pasien, dan daftar harganya ada di foto yang tidak pernah ketemu.
Yang kami bangun
Sepuluh jenis halaman dalam bahasa Indonesia dan Inggris, digambarkan sebagai kru miniatur yang merawat gigi raksasa. Setiap perawatan punya halaman sendiri dengan harga mulai dari, tahapan, jumlah kunjungan, dan perawatan setelahnya, dan jadwal mingguan dokter tertulis di situs. Cek keluhan mengubah "gigi saya berdenyut" menjadi perkiraan perawatan dan harga mulainya saat pasien mengetuk. Booking mengisi kartu janji temu dengan perawatan, dokter, hari, dan jam, lalu mengirim satu pesan WhatsApp yang sudah menyebut semuanya.
Proyek lainnya

Halaman restoran yang menjawab empat pertanyaan itu-itu saja
Satu halaman berisi menu lengkap dengan foto, jam buka, peta lokasi, dan tombol langsung ke reservasi, WhatsApp, dan LINE. Pertanyaannya terjawab sendiri sebelum ada yang perlu mengetik.

Halaman barbershop yang menjawab soal harga sebelum ditanya
Satu halaman berisi daftar harga lengkap dengan durasinya, latar belakang barber-nya, hasil kerjanya, dan jam buka, ditutup tombol WhatsApp yang selalu ada dalam jangkauan jempol. Pertanyaannya terjawab sebelum ada yang membuka chat.

Halaman kafe yang sudah tahu sedang buka atau tidak
Lima halaman dalam bahasa Indonesia dan Inggris berisi menu lengkap dengan harganya, tiga outlet dengan badge buka-sekarang yang membaca jam Jakarta sungguhan alih-alih tulisan mati, dan tempat memesan di setiap layar — WhatsApp di header, GoFood dan GrabFood sejauh satu jempol di ponsel.



